Dalam upaya memperkuat budaya antikorupsi melalui komunikasi publik yang efektif, Inspektorat Kabupaten Lamongan mengikuti Webinar Seri III Program Pariwara Antikorupsi 2026 bertema "Viralitas Berbasis Konten Lokal: Membuat Kampanye Antikorupsi yang FYP dan Berdampak". Kegiatan yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis, 2 Juli 2026, bertempat di Ruang Command Center Inspektorat Kabupaten Lamongan.
Webinar diikuti oleh Inspektur Pembantu Investigasi, Kasubbag Umum dan Kepegawaian, Auditor, serta staf yang menangani bidang kehumasan dan pengelolaan media informasi di lingkungan Inspektorat Kabupaten Lamongan.
Pada Webinar Seri III ini, peserta memperoleh materi mengenai strategi mengangkat isu-isu lokal menjadi konten kampanye yang menarik, relevan, serta memiliki daya sebar tinggi di berbagai platform media sosial.Program Pariwara Antikorupsi 2026 merupakan bagian dari upaya KPK dalam memperkuat kapasitas pemerintah daerah untuk mengembangkan kampanye antikorupsi yang kreatif, efektif, dan mudah diterima Masyarakat.
Melalui pemaparan narasumber dari Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK bersama praktisi digital, peserta dibekali pemahaman mengenai teknik memproduksi konten digital yang mampu menjangkau audiens secara luas sekaligus menyampaikan pesan antikorupsi secara efektif.
Keikutsertaan Inspektorat Kabupaten Lamongan dalam kegiatan ini diharapkan semakin meningkatkan kapasitas aparatur dalam menyusun strategi komunikasi publik yang inovatif, sehingga nilai-nilai integritas dan budaya antikorupsi dapat tersampaikan kepada masyarakat secara lebih luas, kreatif, dan berdampak.
